HUBUNGI KAMI : (0401) 322908, 324456
Masyarakat Apresiasi Program “GERTAK” Jum’at Ayo Tensi

Masyarakat Apresiasi Program “GERTAK” Jum’at Ayo Tensi

Kendari, Dinkes;

Program Gerakan Jum,at Serentak (Gertak) Ayo Tensi yang dilakukan paramedis Puskesmas Mokoau di Masjid Asy-Syifa RSUD Kota Kendari, Jum,at (28/2) mendapat sambutan positif dari sejumlah masyarakat jamaah masjid yang hadir.

Salah seorang jamaah masjid yang ikut memeriksakan tenakanan darahnya, Haruna, menilai, program “Gertak” Ayo Tensi seperti ini cukup memberi manfaat.  “Contohnya seperti saya, kalau hanya untuk mengetahui tekanan darah, tidak mungkin saya ke Puskesmas atau Rumah Sakit. Apalagi tidak ada keluhan. Tapi dengan adanya program seperti ini, kendati tidak sakit tapi bisa mengetahui keadaan tekanan darah kita saat ini, “ujar Haruna.

Pensiunan Kepala Badan Bencana Daerah Konawe Utara ini mengatakan, bahwa selama ini tidak sedikit masyarakat mengetahui tekanan darahnya tinggi setelah disertai dengan keluhan. “Jadi bagi saya program ini sangat bagus, karena memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Kami juga tidak perlu direpotkan dengan antri ke Puskesmas atau Rumah sakit, hanya untuk mengetahui tekanan darah. Jadiya..bagus, “ujar Haruna memberikan pujian.

Haruna mengaku, belum pernah melihat program seperti ini sebelumnya. Program ini baru di…”tanya Haruna dengan dialek lokalnya.

Ditempat yang sama, Koordinator “Gertak” Ayo Tensi UPTD Puskesmas Mokoau, dr. Robiatul, mengatakan, sejak dicanangkan program ini pihaknya sudah intens turun di masjid-masjid, khususnya masjid di wilayah kerja Puskesmas Mokoau. “Betul.. setiap Jum’at kami turun, tapi masjidnya masih digilir, “jelas wanita behijab ini.

Menurutnya, kendati program ini disambut masyarakat, tapi bagi Puskesmas Mokoau masih mendapatkan tantangan tersendiri untuk memasyarakatkan inovasi ini, terutama pada warga Pondok Pesanteren.

“Kita di Puskesmas Mokoau kebanyakan perawat perempuan. Jadi kalau kita kesana, (Pondok, red) santri laki-laki menolak diperiksa petugas perempuan.  Tentu kita kesulitan mengajak mereka, “ujar Robiatul mengisahkan.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Rahmingrum ditempat terpisah mengatakan, bahwa program “Gertak Jum’at Ayo Tensi” merupakan inovasi puskesmas di Kota Kendari. Tujuanya untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat melalui masjid-masjid sehingga mereka lebih dini mengetahui tekanan darahnya. “Kalau ternyata hasil pemeriksaan tekanan darahnya tinggi, bisa lebih dini melakukan pengobatan. Ini bagian dari proteksi awal, “kata Rahminingrum  di ruang kerjanya, (28/2).

Dokter gigi ini, mengaku bahwa inovasi “Gertak” Ayo Tensi menjadi salah satu program resmi yang tertuang dalam MoU antara Dinas Kesehatan Kota Kendari dengan Dewan Masjid Indonesia Kota Kendari.

‘Program ini sudah final kita MoU dengan Dewan Masjid Kendari, sudah ditandatangani, dan alhamundulillah sudah mulai terealisasi, “tutup Rahminingrum. (***)

Tutup Menu